EXPLORE CHANNELS

Bottlesmoker merilis Tortuga II

Ali The Beat

Ali The Beat

Monday, October 17, 2022

Bottlesmoker adalah proyek dari duo.group electronic music asal Bandung yang terdiri dari Anggung Suherman (Angkuy) dan Ryan Adzani (Nobie). Mereka merupakan music producer, film score composer, lecturer dan sound designer. Duo ini memfokuskan diri, pada eksplorasi ritme lokal dan objek sekitar, seperti ritme kesenian tradisi, hingga tanaman sebagai media bunyi yang digabungkan dalam medium musim elektronik. Eksplorasi musiknya mulai dari Tribal hingga Techno, Pacific Vibes hingga Psychedelic, bahkan juga Downtempo dan Ambient.  

Sempat mengerjakan musik untuk tanaman sekitar 2 tahun, kemudian Angkuy dan Nobie kembali fokus pada musik utamanya dan merilis single “Tortuga II” yang merupakan lagu tentang kerusakan alam. Lagu ini merupakan single pertama dari album ke-6 berjudul Puraka. Keprihatinan Angkuy dan Nobie terhadap kondisi alam yang rusak dan berharap seharusnya hutan menjadi rumah bagi manusia, tertuang dalam Tortuga. Lagu ini juga sekaligus menjadi kode keras untuk kita semua untuk bisa menjaga hutan dengan baik.

NamaTortuga diambil dari bahasa Spanyol yang berarti kura kura, dan dalam budaya Cina, kura-kura disimbolkan sebagai animal spirit dan berumur panjang. Sedangkan di beberapa suku, Tortuga juga berarti “Mother Earth”. Lagu ini ditulis tahun 2019 saat mereka mempelajari tentang Forest Healing. Alam adalah bagian dari manusia dan sebagian dari tubuh manusia dianggap memiliki hubungan yang menyatu dengan alam. Hubungan manusia dengan alam, menjadi tema dari album Puraka, dan “Tortuga II” adalah bagian awal untuk Bottlesmoker mengeksplorasi energi alam pada musik.

“Tortuga II” adalah lagu lanjutan dari “Tortuga I”yang pernah dirilis dalam format video pada tahun 2020. Single ini diluncurkan oleh Narumi Records dan melibatkan nama lain seperti Dissa Kamajaya (NadinAmizah, Polyester Embassy) sebagai produser dan co-produsernya adalah Kiivv, sementara lagu direkam di Timur Recording Studio milik Parakuat. Secara musiknya, lagu ini masih punya nuansa mirip album ke 4, Parakosmos. Pola beat tribal khas perkusi Indonesia bercampur dengan unsur minimal Techno yang menjadi salah satu gagasan eksplorasi.

“Senang sekali akhirnya bisa kembali mengerjakan musik dan fokus di album baru. Lagu ini jadi gambaran besar untuk album Puraka yang melibatkan banyak pihak dan saling mendukung menyebarkan pesan tentang lingkungan” tutur Angkuy.

“Tortuga II hanya ditulis 2 hari melalui proses penulisan yang baru bagi kami. Menyerap energi dari berita-berita kerusakan alam, keserakahan manusia dan lain sebagainya. Ini menjadi latihan bagi kita untuk mengerti kondisi alam di sekitar” tutur Nobie.

Bottlesmoker berharap bahwa lagu “Tortuga II” bisa memberikan energi bagi manusia untuk kembali ke hutan, atau hutan yang datang ke kota dan terus menjaga keseimbangan hidup. Salut!

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bottlesmoker is a music project featuring AnggungSuherman (Angkuy) & Ryan Adzani (Nobie) from Bandung, Indonesia. Since 2006 this duo has been working on experimental electronic pop instrumental indietronic music, which was still a rare thing to do in Indonesia circa 2000's. Since their inception Bottlesmoker have been experimenting using toy musical instruments and custom equipment, so that the sounds that are produced are unique and catchy with a hint of refreshing pop music taste. Bottlesmoker create a sound that is very much their own, warm, cute melodies collide with danceable beats without compromising on emotion.

Bottlesmoker released new single “Tortuga II” from the upcoming album, Puraka. The song was written in 2019 when they were learning about Forest Healing. Nature is part of human, a half of the human’s body is thought having a personal relationship with nature. We destroy nature,we destroy ourselves. The single was released by Narumi Records, a label managed by Bottlesmoker. Produced by Dissa Kamajaya (Nadin Amizah, Polyester Embassy) and Kiivv as co-producer and Recorded at Parakuat's Timur Recording Studio. Hopefully the song "Tortuga II" can give energy for humans to return to the forest, or the forest that comes to the city and continues to maintain a balance of life.

Ali The Beat

Ali is the best editor